Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Tertekan Lagi! Setelah Data Kuat, Fokus Beralih ke Konsumen
Friday, 18 July 2025 19:14 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS (USD) melemah pada hari Jumat (18/7), melemah dari level tertinggi tiga minggu seiring meredanya momentum. Namun, Greenback tetap didukung oleh data ekonomi AS yang kuat yang dirilis minggu ini, yang telah mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga langsung oleh Federal Reserve (Fed).

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak pergerakan Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun sekitar 0,36%, mendekati 98,30 pada sesi Eropa hari Jumat. Penurunan ini terjadi setelah indeks menyentuh level tertinggi tiga minggu pada hari Kamis, sempat mendekati level 99,00.

Data AS minggu ini telah memperkuat narasi ekonomi yang tangguh dan inflasi yang stabil, yang menopang Dolar AS. Penjualan Ritel dan Klaim Pengangguran Awal menunjukkan permintaan konsumen yang kuat dan kekuatan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan.

Sementara itu, Indeks Manufaktur Fed Philadelphia secara mengejutkan menunjukkan peningkatan, melonjak ke 15,9 pada bulan Juli dari -4,0 pada bulan Juni dan bertentangan dengan konsensus yang memperkirakan pembacaan negatif. Di sisi inflasi, baik Indeks Harga Konsumen (IHK) maupun Indeks Harga Produsen (IHP) menunjukkan tekanan harga yang masih berlanjut, mengingatkan pasar bahwa inflasi belum sepenuhnya terkendali.

Angka-angka ini muncul di tengah berlanjutnya ketegangan perdagangan akibat kebijakan perdagangan Presiden AS Trump, yang meningkatkan kemungkinan The Fed akan mempertahankan suku bunga lebih lama.

Fokus pasar beralih ke data Sentimen Konsumen Universitas Michigan, yang dijadwalkan rilis pukul 14:00 GMT. Laporan ini akan memberikan wawasan baru tentang kepercayaan rumah tangga dan ekspektasi inflasi. Pembacaan yang kuat dapat menghidupkan kembali aksi beli Dolar AS dan mendorong DXY kembali ke level tertinggi baru-baru ini, sementara data yang lemah dapat mempercepat penurunan pada hari Jumat.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS